
Bergabunglah dengan ribuan peserta tryout CPNS yang telah meraih kesuksesan melalui platform kami
Gaji PNS 2026 per Golongan dan Tunjangannya
Gaji PNS 2026 per Golongan dan Tunjangannya
Berapa gaji PNS 2026? Berdasarkan aturan yang masih berlaku hingga Agustus 2026, gaji pokok PNS berada pada rentang Rp1.685.700 hingga Rp6.373.200 per bulan. Nominal yang diterima setiap pegawai berbeda karena dipengaruhi golongan dan masa kerja golongan. Itu baru gaji pokok, belum termasuk tunjangan keluarga, pangan, jabatan, tunjangan kinerja, atau tambahan penghasilan lainnya.
Apakah Gaji PNS Naik pada 2026?
Sampai 5 Agustus 2026, tabel gaji pokok PNS yang digunakan masih mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2024. PP tersebut mengubah lampiran peraturan gaji PNS dan memberlakukan nominal baru sejak 1 Januari 2024. Memang ada pembahasan mengenai peningkatan kesejahteraan ASN dan perubahan sistem penggajian. Namun, pembahasan atau sinyal kebijakan tidak otomatis membuat tabel gaji pokok berubah.
Daftar Gaji PNS 2026 Berdasarkan Golongan
Berikut daftar gaji PNS 2026 berdasarkan golongan. Rentang menunjukkan gaji pokok terendah hingga tertinggi menurut masa kerja golongan masing-masing.
Gaji PNS Golongan I
| Golongan | Rentang gaji pokok |
| Ia | Rp1.685.700–Rp2.522.600 |
| Ib | Rp1.840.800–Rp2.670.700 |
| Ic | Rp1.918.700–Rp2.783.700 |
| Id | Rp1.999.900–Rp2.901.400 |
Golongan I biasanya berada pada kelompok pangkat paling awal dalam struktur PNS. Namun, jangan langsung menganggap setiap PNS golongan I menerima angka paling rendah. Masa kerja golongan tetap memengaruhi posisi nominal dalam rentang tersebut.
Gaji PNS Golongan II
| Golongan | Rentang gaji pokok |
| IIa | Rp2.184.000–Rp3.643.400 |
| IIb | Rp2.385.000–Rp3.797.500 |
| IIc | Rp2.485.900–Rp3.958.200 |
| IId | Rp2.591.100–Rp4.125.600 |
Golongan II kerap dikaitkan dengan beberapa formasi yang mensyaratkan pendidikan menengah atau diploma. Namun, penetapan golongan awal tetap harus melihat ketentuan jabatan dan formasi yang dilamar. Jangan memilih formasi hanya karena merasa ijazah tertentu “pasti” masuk golongan tertentu. Baca rincian pengumuman resminya sampai selesai. Ya, termasuk bagian tabel kecil yang biasanya baru dicari lima menit sebelum pendaftaran ditutup.
Gaji PNS Golongan III
| Golongan | Rentang gaji pokok |
| IIIa | Rp2.785.700–Rp4.575.200 |
| IIIb | Rp2.903.600–Rp4.768.800 |
| IIIc | Rp3.026.400–Rp4.970.500 |
| IIId | Rp3.154.400–Rp5.180.700 |
Golongan III banyak menjadi perhatian calon pelamar karena berbagai formasi dengan kualifikasi pendidikan sarjana dapat memulai perjalanan karier pada kelompok ini, sesuai ketentuan jabatan. Nominal di tabel masih berupa gaji pokok. Total penghasilan bulanan bisa berbeda cukup jauh antarinstansi karena adanya komponen tunjangan kinerja atau tambahan penghasilan pegawai.
Baca Juga: Sebelum sibuk menghitung penghasilan setelah lolos, kenali dulu materi yang akan dihadapi melalui kumpulan materi persiapan CPNS. Lebih enak menghitung estimasi gaji sambil tetap nyicil persiapan, bukan cuma manifesting di depan tabel.
Gaji PNS Golongan IV
| Golongan | Rentang gaji pokok |
| IVa | Rp3.287.800–Rp5.399.900 |
| IVb | Rp3.426.900–Rp5.628.300 |
| IVc | Rp3.571.900–Rp5.866.400 |
| IVd | Rp3.723.000–Rp6.114.500 |
| IVe | Rp3.880.400–Rp6.373.200 |
Gaji pokok tertinggi dalam tabel berada pada golongan IVe dengan masa kerja golongan tertinggi, yaitu Rp6.373.200. Angka tersebut bukan berarti pelamar baru bisa langsung menerima gaji Rp6,3 juta hanya karena diterima di instansi favorit. Golongan, pangkat, jabatan, dan masa kerja memiliki mekanismenya sendiri.
Kenapa Nominal dalam Satu Golongan Bisa Berbeda?
Kamu mungkin bertanya, kenapa golongan IIIa memiliki rentang Rp2.785.700 sampai Rp4.575.200? Kenapa nggak satu angka saja biar hidup lebih sederhana?Jawabannya adalah masa kerja golongan atau MKG.
MKG merupakan masa kerja yang diperhitungkan dalam golongan tertentu. Semakin tinggi masa kerja golongannya, nominal gaji pokok dapat bergerak mengikuti tabel yang berlaku. Karena itu, dua orang yang sama-sama berada di golongan IIIa belum tentu menerima gaji pokok sama.
Perbedaannya bisa dipengaruhi oleh:
- masa kerja golongan;
- riwayat pengangkatan;
- kenaikan gaji berkala;
- penyesuaian masa kerja yang diakui;
- dan ketentuan kepegawaian lainnya.
Golongan menunjukkan kelompok pangkat, sedangkan MKG membantu menentukan titik nominal dalam kelompok tersebut.
Berapa Gaji CPNS yang Baru Lolos Seleksi?
Peserta yang lulus seleksi dan diangkat menjadi CPNS belum langsung menerima 100 persen gaji pokok PNS. Dalam ketentuan pembayaran gaji ke-13 tahun 2026, misalnya, pemerintah menyebut CPNS memperoleh komponen gaji berdasarkan 80 persen dari gaji pokok PNS, ditambah komponen tunjangan yang berlaku sesuai ketentuan.
Sebagai gambaran sederhana, jika gaji pokok PNS pada pangkat yang menjadi dasar pengangkatan adalah Rp2.785.700, maka 80 persennya adalah:
80% × Rp2.785.700 = Rp2.228.560
Angka tersebut hanya contoh gaji pokok CPNS sebelum mempertimbangkan tunjangan dan potongan.
Total yang masuk ke rekening bisa dipengaruhi oleh:
- tunjangan keluarga;
- tunjangan pangan;
- tunjangan umum atau jabatan;
- tunjangan kinerja sesuai instansi;
- pajak;
- iuran;
- dan potongan lain yang berlaku.
Jadi, jangan mengalikan gaji pokok dengan 80 persen lalu menganggap hasilnya pasti sama dengan take-home pay.
Tunjangan yang Diterima PNS
Alasan penghasilan PNS tidak bisa dilihat dari gaji pokok saja adalah adanya berbagai komponen tunjangan. Besaran dan kelayakannya tidak selalu sama untuk semua pegawai.
Tunjangan Keluarga
Tunjangan keluarga dapat terdiri dari tunjangan suami atau istri dan tunjangan anak sesuai status serta ketentuan administrasi.
Komponen ini bergantung pada kondisi keluarga yang sudah tercatat secara resmi. Jadi, status “sudah punya pasangan tetapi belum update data” bukan kategori administrasi baru.
Tunjangan Pangan
PNS dapat menerima tunjangan pangan sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam pembayaran gaji ke-13 tahun 2026 bagi aparatur pusat, tunjangan pangan dibayarkan dalam bentuk uang.
Tunjangan Jabatan atau Tunjangan Umum
Pegawai yang menduduki jabatan tertentu dapat memperoleh tunjangan jabatan sesuai jenis dan tingkat jabatannya. Sementara itu, pegawai yang tidak menerima tunjangan jabatan tertentu dapat memperoleh tunjangan umum sesuai ketentuan yang berlaku.
Tunjangan Kinerja dan TPP
Di kementerian atau lembaga pusat, komponen berbasis kinerja lazim dikenal sebagai tunjangan kinerja atau tukin. Di pemerintah daerah, terdapat Tambahan Penghasilan Pegawai atau TPP, yang nilainya sangat bergantung pada kebijakan serta kemampuan fiskal daerah.
Komponen inilah yang bisa membuat total penghasilan pegawai dengan golongan sama berbeda cukup jauh. Satu orang mungkin bekerja pada instansi dengan tukin relatif besar. Orang lain dengan golongan sama bisa menerima TPP berbeda karena bertugas di pemerintah daerah dengan kapasitas anggaran berbeda.
Uang Makan
Pada instansi tertentu, PNS juga memperoleh uang makan berdasarkan kehadiran dan ketentuan pembayaran yang berlaku.
Karena berkaitan dengan hari kerja atau presensi, besarannya bisa berubah dari bulan ke bulan.
Penasaran apakah kamu sudah siap mengejar formasi dengan penghasilan yang sedang kamu hitung? Coba Tryout Tes CPNS 2026 gratis tanpa syarat. Gratisnya beneran tanpa syarat—tinggal kerjakan dan lihat apakah skor TWK, TIU, serta TKP-mu sudah ikut menjanjikan.
Contoh Sederhana Menghitung Penghasilan PNS
Misalnya, seorang PNS memiliki komponen berikut:
| Komponen | Contoh nominal |
| Gaji pokok | Rp3.000.000 |
| Tunjangan keluarga | Rp300.000 |
| Tunjangan pangan | Rp200.000 |
| Tunjangan umum/jabatan | Rp250.000 |
| Tunjangan kinerja | Rp3.500.000 |
| Penghasilan bruto contoh | Rp7.250.000 |
Penghasilan tersebut kemudian masih dapat dikurangi oleh pajak, iuran, potongan kehadiran, atau komponen lain sesuai ketentuan.
Contoh di atas bukan tabel resmi untuk jabatan tertentu.
Tujuannya hanya memperlihatkan bahwa take-home pay merupakan gabungan beberapa komponen, bukan semata-mata angka pada tabel gaji pokok. Karena itu, saat membandingkan formasi, periksa:
- Golongan awal
- Instansi pusat atau daerah
- Kelas jabatan
- Besaran tukin atau TPP
- Lokasi penempatan
- Biaya hidup
- Potensi potongan
- Fasilitas penunjang kerja
Gaji Rp8 juta di satu kota belum tentu terasa lebih longgar dibanding Rp6 juta di kota lain. Biaya kos, transportasi, dan harga makan juga ikut ujian, hanya saja nggak masuk kisi-kisi SKD.
Apa Itu Single Salary ASN?
Single salary sering diterjemahkan sebagai sistem gaji tunggal. Namun, konsep yang dibahas pemerintah bukan sekadar menggabungkan seluruh komponen menjadi satu angka lalu selesai.
Menteri PANRB menjelaskan bahwa konsepnya berkaitan dengan total reward, yaitu penghargaan kepada ASN yang tidak hanya berupa materi, tetapi juga berkaitan dengan sistem kerja dan pengelolaan karier.
Secara umum, pembahasan single salary diarahkan untuk:
- menyederhanakan komponen penghasilan;
- memperjelas hubungan jabatan, kinerja, dan penghasilan;
- meningkatkan transparansi;
- serta mengurangi kesenjangan yang terlalu jauh.
Namun, desain akhirnya harus menunggu aturan, sistem jabatan, manajemen karier, dan kesiapan fiskal.
Apakah Single Salary Sudah Berlaku pada 2026?
Belum bisa disebut sudah berlaku secara nasional. Pada akhir 2025, Menteri PANRB menyampaikan bahwa implementasinya masih menunggu Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Manajemen ASN dan perlu dilakukan secara bertahap. Ia juga belum memastikan waktu penerapan pada 2026.
Kementerian Keuangan sebelumnya juga menyatakan desain teknisnya masih dibahas bersama Kementerian PANRB. Pada saat pernyataan tersebut diberikan, belum ada keputusan resmi mengenai kenaikan gaji ASN untuk tahun anggaran 2026.
Artinya, sampai ada peraturan yang secara jelas menetapkan:
- siapa yang masuk tahap awal;
- komponen yang digabungkan;
- formula penghasilan;
- masa transisi;
- dan waktu mulai berlaku,
masyarakat sebaiknya tidak menganggap single salary sudah otomatis diterapkan.
Gaji Pokok Bukan Satu-satunya Pertimbangan Menjadi PNS
Penghasilan memang penting. Kerja adalah bentuk pengabdian, tetapi tagihan kos tetap nggak bisa dibayar pakai semangat nasionalisme. Meski begitu, keputusan mengikuti CPNS sebaiknya juga mempertimbangkan:
- jenis pekerjaan;
- instansi;
- lokasi penempatan;
- peluang pengembangan kompetensi;
- pola karier;
- mobilitas;
- budaya kerja;
- stabilitas;
- dan kesiapan melayani masyarakat.
PNS bukan hadiah setelah lulus ujian. Status tersebut datang bersama target kinerja, aturan disiplin, tanggung jawab publik, dan kemungkinan penempatan yang jauh dari rumah. Kalau tujuanmu hanya “yang penting keterima”, kamu berisiko kecewa saat mengetahui pekerjaan hariannya nggak sesuai ekspektasi.
Persiapkan Seleksi CPNS dari Sekarang
Mengetahui gaji PNS 2026 bisa menjadi motivasi, tetapi tabel penghasilan nggak akan membantu kalau persiapan seleksimu masih berhenti di niat.
Mulai dengan mempelajari materi CPNS, lanjutkan melalui katalog latihan soal, lalu ukur performamu dalam Tryout Tes CPNS 2026 gratis dan tanpa syarat.
Tryout membantu kamu melihat kondisi sebenarnya:
- apakah TWK masih sering tertukar;
- apakah TIU terlalu banyak menyita waktu;
- apakah jawaban TKP-mu konsisten;
- dan apakah strategi pengerjaanmu cukup stabil.
Menghitung calon penghasilan itu menyenangkan. Menghitung jumlah jawaban benar mungkin sedikit lebih menegangkan, tetapi justru itulah yang perlu dilakukan lebih dulu.
FAQ tentang Gaji PNS 2026
Berapa gaji PNS 2026 paling rendah?
Berdasarkan PP Nomor 5 Tahun 2024 yang masih digunakan hingga Agustus 2026, gaji pokok terendah berada pada golongan Ia, yaitu Rp1.685.700.
Berapa gaji PNS 2026 paling tinggi?
Gaji pokok tertinggi dalam tabel berada pada golongan IVe dengan masa kerja golongan tertinggi, yaitu Rp6.373.200. Angka tersebut belum termasuk tunjangan.
Apakah gaji PNS resmi naik pada 2026?
Sampai 5 Agustus 2026, belum ada tabel baru yang menggantikan PP Nomor 5 Tahun 2024. Karena itu, klaim kenaikan sebaiknya menunggu peraturan resmi yang menetapkan nominal baru.
Berapa persen gaji CPNS?
CPNS umumnya menggunakan dasar 80 persen dari gaji pokok PNS sesuai pangkat atau golongannya, ditambah tunjangan yang berlaku berdasarkan ketentuan.
Apakah gaji PNS sama di semua instansi?
Gaji pokok mengikuti tabel nasional, tetapi total penghasilan belum tentu sama. Perbedaan dapat berasal dari tunjangan kinerja, TPP, jabatan, lokasi, kehadiran, serta kebijakan instansi.
Apakah lulusan S1 langsung menerima gaji golongan III tertinggi?
Tidak. Pelamar yang diangkat pada golongan tertentu memulai dari pangkat dan masa kerja yang ditetapkan dalam keputusan pengangkatan. Nominal tertinggi dalam suatu golongan berkaitan dengan masa kerja golongan, bukan otomatis diberikan kepada pegawai baru.
Apakah tunjangan kinerja masuk gaji pokok?
Tidak. Tunjangan kinerja merupakan komponen terpisah dari gaji pokok. Besarannya dapat berbeda antarinstansi dan dipengaruhi kelas jabatan serta capaian kinerja.
Apakah single salary ASN sudah berlaku?
Belum ada kepastian bahwa single salary sudah diterapkan secara nasional pada 2026. Pemerintah masih membahas desain dan tahapan implementasinya serta menunggu regulasi pendukung.
Apakah PNS menerima gaji ke-13 pada 2026?
Ya. Pemerintah menerbitkan PP Nomor 9 Tahun 2026 dan PMK Nomor 13 Tahun 2026 sebagai dasar pemberian gaji ke-13 bagi aparatur negara pada 2026, dengan komponen sesuai kategori penerimanya.
Sumber dan Konteks
Artikel ini disusun oleh Tim Redaksi Tes CPNS sebagai panduan belajar dan konteks penggunaan platform. Lihat juga Kebijakan Editorial dan Tentang untuk memahami standar penulisan kami. Untuk informasi resmi yang bisa berubah, seperti jadwal, syarat, dan ketentuan seleksi, cocokkan juga dengan SSCASN dan BKN.
Langkah berikutnya
Lanjutkan persiapan CPNS
Gabungkan bacaan ini dengan simulasi dan latihan soal: tryout mengukur stamina ujian, latihan harian memperkuat topik lemah, dan materi PDF melengkapi konsep TWK, TIU, serta TKP.





